Privasi Pasien

Privasi Pasien Di Klinik Aborsi Jakarta

Klinik Aborsi Jakarta berkomitmen menjaga privasi Data Diri setiap pasien aborsi. Kami mengerti akan pentingnya data diri pasien yang terjaga agar tidak diketahui oleh publik, dalam hal solusi kehamilan yang tidak direncanakan ini.

Data diri pasien yang kami butuhkan hanyalah nama panggilan, usia dan nomor telepon.

Pengumpulan data diri pasien ini digunakan untuk dicantumkan pada kartu berobat pasien.

Kartu berobat pasien berguna untuk keperluan kontrol/checkup 1 minggu setelah tindakan aborsi dilakukan. Didalam kartu berobat nantinya akan tertera kontak dokter apabila sewaktu-waktu ada keluhan yang berhubungan dengan tindakan aborsi.

Kartu berobat wajib dibawa pada saat check up

Kami sadar bahwa Keamanan data privasi sangat penting bagi pasien. Berdasarkan pengamatan, kebanyakan wanita yang ingin mengakhiri kehamilannya lebih memilih cara aborsi yang bisa dilakukan sendiri.

Salah satu faktor alasan terkuat adalah mereka menginginkan privasi mereka tetap terjaga.

Pasien tidak perlu khawatir karena Klinik Aborsi Jakarta menjaga dan memastikan segala sesuatunya tidak akan merugikan setiap pasien aborsi. Kami menggunakan prosedur aborsi yang memang berdasarkan standar SOP dan ditangani langsung dokter spesialis kandungan Asli.

Klinik Aborsi jakarta merupakan Klinik Kesehatan Reproduksi bagian Obstetri & Genekologi yang melayani proses Aborsi menggugurkan kandungan yang ditangani oleh Dokter SpOG (Obstetri & Genekologi).

Klinik Aborsi Legal yang mempunyai izin resmi berlokasi diwilayah Jakarta dengan metode Aborsi sesuai standard Ilmu kedokteran.

Dengan ditangani oleh Dokter SpOG (Obstetri & Genekologi) Asli dan bukan Bidan atau dokter Umum seperti di Klinik Aborsi lainnya.

Pelayanan yang terbaik di klinik aborsi untuk pasien kami adalah sebuah hal yang sangat penting demi menjaga kepercayaan yang telah kami dapatkan lebih dari 25 tahun melayani Aborsi menggugurkan kandungan yang ditangani oleh Dokter Spog asli yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Pastikan Proses yang anda lakukan aman tanpa efek samping hindari penggunaan obat aborsi atau jamu aborsi yang belum tentu dapat di pertanggung jawabkan serta resiko kesehatan dan resiko lainnya

100% LEGAL (Departemen Kesehatan)

Klinik Aborsi Jakarta ialah Klinik Spesialis Kandungan dan Kebidanan yang ditangani langsung oleh Dokter SpOG Spesialis Obstetri & Ginekologi (Kebidanan dan Kandungan).

Dokter SpOG melayani Kuret dan Aborsi yang dapat direkomendasi dari berbagai dokter SpoG di wilayah Indonesia, yang telah berdiri dari sejak Tahun 1988. Klinik Aborsi Jakarta sudah diketahui oleh masyarakat banyak serta telah di resmikan oleh Departemen Kesehatan.

Dokter SpOG (Spesialis Obstetri & Ginekologi)

SpOG adalah gelar yang disandang oleh para dokter spesialis kandungan yang merupakan singkatan dari Spesialis Obstetri & Ginekologi, Pendidikan dokter SpOG kurang lebih 10-11 tahun, tentunya dokter tersebut lebih pengalaman serta lebih profesional dalam menangani kuret dan aborsi.

USG

pasien yang datang ke Klinik Aborsi Jakarta harus mendaftarkan diri terlebih dahulu, setelah itu pasien harus diperiksa dengan cara USG terlebih dahulu, guna untuk mengetahui usia kandungan dan kondisi kehamilan untuk mengindikasikan bisa atau tidaknya tindakan kuret atau aborsi tersebut dilakukan pada pasien di Klinik Aborsi Resmi.

Sterilisasi Alat Medis

Klinik Aborsi sangat ketat dalam mengawasi Sterilisasi Alat Medis untuk menjagi terjadinya penyakit menular, kuman, ataupun infeksi. Maka dari itu Klinik Aborsi sangat mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Pasien.

Privasi Pasien

Setiap pasien yang datang untuk melakukan tindakan kuret atau tindakan aborsi ke Klinik Aborsi mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan privasi pasien dari public.

Klinik Aborsi Raden Saleh berdiri berdasarkan kepedulian terhadap perempuan. Kami menetapkan standar yang baik adalah untuk menyelamatkan wanita dari cara-cara aborsi yang membahayakan.

Karena data dari Institut Guttmacher menyebutkan kasus kegagalan dan kematian akibat aborsi tidak aman lebih banyak terjadi dinegara-negara berkembang. Faktor utama yang menjadi penyebab adalah Kurangnya informasi yang akurat tentang akses aborsi aman dan sulitnya mengakses Klinik Aborsi aman itu sendiri.