5 fakta hamil setelah aborsi

    anda susah hamil

    Peluang untuk mendapatkan kehamilan setelah melakukan kuret merupakan impian bagi seorang pasien. Blakangan ini mayoritas wanita yang terpaksa melakukan aborsi karena belum siap untuk hamil. Alasan lain seorang wanita melakukan tindakan aborsi adalah untuk tujuan kesehatan dan menyelamatkan nyawa medis atau fisiologis.

    Setelah aborsi dilakukan di klinik aborsi, beberapa wanita kerap khawatir dengan kondisi kesehatan dari rahim dan sel telur sehingga dapat mengurangi Kesempatan hamil setelah melakukan kuret. Sering kali orang beranggapan bahwa  kehamilan pasca aborsi ini sulit dan butuh waktu yang lama untuk mendapatkannya. Apakah benar demikian?

    Sebenarnya hamil lagi setelah melakukan aborsi akan membutuhkan sedikit tindakan pencegahan dan perencanaan. Salah satunya adalah aborsi di tempat aborsi yang aman dan Legal seperti di klinik aborsi jakarta.

    Berikut fakta hamil setelah aborsi menurut klinik raden saleh.

    1. Wanita bisa segera hamil pasca aborsi

    Usai melakukan tindakan aborsi maka tubuh akan kembali ke siklus awalnya. Wanita akan mulai membentuk sel telur dan melapisi rahim dengan endometrium. Kalau tidak ada pembuahan menstruasi akan terjadi lagi. Kalau siklus menstruasi pertama berjalan lancar, sistem reproduksi wanita akan kembali seperti semula.

    1. Aborsi tidak mengganggu kesuburan

    jika dilakukan oleh dokter aborsi ahli dan dengan bimbingan medis yang tepat, merupakan prosedur yang aman dan tidak mengganggu kesuburan seseorang dengan cara apa pun. Namun, prosedur aborsi yang tidak aman dapat berpotensi merusak organ reproduksi seperti tuba fallopi dan indung telur, sehingga berpengaruh terhadap kesuburan.

    1. Hamil Kembali Setelah Pasca Aborsi

    Para ahli menyarankan supaya tidak terburu-buru hamil lagi, yaitu paling cepat tiga bulan setelah prosedur aborsi.

    Itu di sarankan untuk menggugurkan kandungan yang memakai obat atau jamu menggugurkan kandungan, Dalam kasus aborsi menggunakan obat penggugur kandungan, rahim melunak karena efek obat, menginduksi kontraksi untuk mengeluarkan janin. Kondisi ini kemudian diikuti dengan perdarahan sebagai tanda keguguran.

    Klinik Aborsi Jakarta hadir dilakukan melalui evakuasi suction atau vakum aspirasi diikuti dengan kuretase, yaitu menutup pembuluh darah yang ada di dalam rahim untuk mengurangi terjadinya perdarahan hebat. sehingga tidak menunggu sampai tiga bulan setelah prosedur aborsi untuk mencoba untuk hamil lagi.

    1. Penggunaan kontrasepsi setelah prosedur aborsi sangat diperlukan

    Bahkan apabila  Anda mengalami pendarahan atau tidak mengalami menstruasi setelah menjalani aborsi, maka Anda masih akan berovulasi. Ini berarti jika Anda tidak menggunakan kontrasepsi atau pelindung lainnya, sangat mungkin Anda akan segera hamil setelah menjalani aborsi.

    1. Bantuan ahli diperlukan

    Anda yang harus menunggu cukup lama agar rahim Anda sembuh. setelah sempat menjalani aborsi, bagaimanapun perlu melakukan konsultasi dengan dokter kandungan sebelum Anda merencanakan kehamilan yang selanjutnya.

    Inilah lima 5 Fakta Kesempatan hamil dari Setelah Melakukan Aborsi, Semoga bisa menambah informasi yang bermanfaat untuk Anda semua.

    Silahkan Berkonsultasilah langsung dengan dokter Spesialis Kandungan di layanan. Atau Anda juga bisa juga membaca terlebih dahulu di website resmi kami.

    Layanan Kami

    Klinik Aborsi Raden Saleh
    Klinik Kuret Jakarta
    Klinik Kuret
    Klinik Raden Saleh
    Klinik Aborsi Aman
    Klinik Aborsi
    Klinik Aborsi Legal Indonesia
    Biaya Aborsi

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *